Euro Melemah ke Level 14 Bulan Terendah terhadap Dollar AS

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro mengalami penurunan lanjutan terhadap dollar AS (9/9). Nilai tukar mata uang dari Eropa tersebut anjlok hingga kembali mencapai posisi paling rendah dalam 14 bulan terhadap dollar AS. Minggu lalu euro menggenapi penurunan mingguan untuk delapan minggu berturut-turut yang merupakan penurunan mingguan terpanjang sepanjang sejarah.

Pergerakan melemah euro hari ini tidak lepas dari kondisi dollar AS yang sedang dalam momentum menguat. Indeks dollar tampak mengalami kenaikan hingga mencapai level paling tinggi dalam 14 bulan belakangan terhadap rival-rivalnya.

Para pelaku pasar kembali berspekulasi bahwa Fed akan segera menaikkan suku bunga acuan di Amerika Serikat. Membaiknya kondisi ekonomi di negara tersebut membuat para investor berharap Fed akan segera mengakhiri rejim moneter longgar. Sementara itu di Eropa tampaknya ECB masih betah mempertahankan suku bunga di level paling rendah sepanjang sejarah, dan sekaligus yang terendah di dunia.

Hari ini mata uang euro berada pada posisi 1.2873 dollar AS. Euro mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.2895 dollar. Pagi ini euro telah sempat mengalami penurunan hingga mencapai posisi 1.2866 dollar, terendah sejak tanggal 10 Juli 2013.

Diperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan meskipun masih terbatas. Mata uang euro tersebut berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 1.3120 – 1.3200 dollar. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *