Harga Kakao Terus Melemah, Tembusnya Bollinger Bands Belum Berpengaruh

Analisa Trading – Harga kakao di Bursa ICE Futures US pada penutupan perdagangan Kamis 4 September 2014 terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga kakao di Bursa ICE US dipicu oleh ekspektasi terhadap posisi supply global di periode 2014/2015.

Ekspektasi akan tingginya output kakao global pada periode ini, membuat harga kakao kian tertekan menjauh dari level tertinggi 3 tahun pekan lalu. Selain dorongan aksi profit taking, harga kakao juga tertekan akibat ekspektasi posisi supply dan demand global yang masih akan cenderung over supply pada periode ini.

Sebelumnya, harga kakao telah melejit ke level tertinggi 3 tahun pada pekan lalu. Hal tersebut disebabkan oleh ekspektasi kuatnya demand global yang mengangkat harga kakao meskipun pengiriman kakao Pantai Gading cukup tinggi. Namun pelemahan sentimen tersebut, kini justru membuat anjloknya harga kakao relatif sangat kuat.

Pada penutupan perdagangan Kamis 4 September 2014 di Bursa ICE US, harga kakao terpantau ditutup melemah. Harga kakao berjangka ICE US untuk kontrak Desember 2014 ditutup turun 0,45% ke tingkat harga $3.132/ton atau melemah $14/ton.

Analis  memprediksi harga kakao berpotensi menguat pada perdagangan hari ini di ICE US. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi beli pasca pergerakan harga telah 3 hari beruntun menembus BB support yang menandakan pelemahan cenderung berlebih. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $3.095-$3.180/ton. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *