Harga Gula Melemah Tipis, Ekspektasi Output Brasil MasihTinggi

Analisa Trading – Harga gula di Bursa ICE Futures US dan LIFFE pada penutupan perdagangan Kamis 28 Agustus 2014 terpantau ditutup melemah tipis. Pelemahan harga gula dan gula putih di bursa ICE US dan LIFFE dipicu oleh adanya ekspektasi masih tingginya output Brasil meski data Unica merendahkan proyeksi outputnya awal pekan lalu.

Pengaruh data perkiraan output tebu dan gula Brasil oleh Unica terpantau mulai kembali melemah di Bursa komoditas global pada pergerakan harga gula. Revisi prediksi Unica yang menurunkan estimasi output tersebut dengan produksi tebu Brasil berada di level 546 juta ton, sementara output gula Brasil ke level 31,36 juta ton belum terlalu kokoh mengangkat harga gula.

Adapun penyebab masih melemahnya gula di Bursa ICE US dan LIFFE masih dilandasi oleh posisi supply dan demand global. Selain kondisi posisi persediaan global yang cenderung over-supplied, harga gula juga tertekan oleh anggapan masih tingginya output gula Brasil meskipun mengalami revisi ke level lebih rendah.

Pada penutupan perdagangan Kamis 28 Agustus 2014 di Bursa ICE US, harga gula terpantau ditutup melemah tipis. Harga gula berjangka ICE US untuk kontrak Oktober 2014 ditutup turun 0,13% ke tingkat harga $15,56/ton atau melemah $0,02/ton.

Sementara pada perdagangan gula putih di Bursa LIFFE, harga gula putih juga terpantau ditutup melemah. Harga gula putih berjangka LIFFE untuk kontrak Oktober 2014 ditutup turun tipis 0,09% ke tingkat harga $425,90/ton atau melemah $0,40/ton.

Analis  memprediksi harga gula dan gula putih akan cenderung kembali bergerak melemah. Hal tersebut dilandasi oleh posisi demand dan supply global yang masih negatif dan memudarnya dorongan sentimen dari data Unica. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $15,25-$15,75 pada gula ICE US dan $420-$435 pada gula putih LIFFE. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *