Harga Jagung Masih Melemah Cukup Signifikan, Data USDA Masih Beri Tekanan

Analisa Trading – Harga jagung di Bursa CBOT pada penutupan perdagangan Selasa 26 Agustus 2014 terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga jagung di Bursa CBOT dipicu oleh sentimen sisi supply yang menguat akibat data USDA pada Senin lalu.

Posisi kondisi penanaman jagung Amerika Serikat berdasarkan data USDA Senin lalu, masih cukup kokoh memberikan tekanan melemah pada jagung CBOT. Data USDA yang menunjukan peningkatan kondisi jagung AS yang melebihi ekspektasi membuat posisi harga jagung kian melemah di CBOT.

Berdasarkan laporan USDA pada Senin lalu, jagung AS dalam kondisi baik dilaporkan meningkat ke level 73%. Pencapaian tersebut, berada dalam level lebih tinggi 1% dari ekspektasi para analis di 72%. Dampak dari rilis data tersebt, sentimen dari potensi lonjakan output AS pun meningkat dan semakin menekan harga jagung.

Pada penutupan perdagangan Selasa 26 Agustus 2014 di Bursa CBOT, harga jagung terpantau ditutup melemah. Harga jagung berjangka CBOT untuk kontrak Desember 2014 ditutup melemah 0,65% ke tingkat harga $3,65/bushel atau turun 0,024/bushel.

Analis  memprediksi harga jagung masih akan cenderung mengalami tekanan untuk bergerak melemah pada perdagangan hari ini di CBOT. Hal tersebut dilandasi oleh belum adanya dorongan fundamental yang dapat mengangkat harga jagung disaat sisi supply memberikan tekanan kuat. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $3,55-$3,75 per bushel. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *