Meski Kenaikan Ekspor Melambat, Defisit Perdagangan Hong Kong Berkurang

Analisa Trading – Pertumbuhan kegiatan ekspor Hong Kong melambat, tidak sesuai dengan yang diharapkan pada bulan Juli lalu. Nilai total ekspor Hong Kong naik 6,8 persen pada basis tahunan bulan Juli lalu menyusul kenaikan sebesar 11,4 persen di bulan Juni.

Terkait hal ini, defisit perdagangan menyempit menjadi HK $ 42.130.000.000 pada bulan Juli lalu dari sebesar HK $ 43.100.000.000 pada bulan Juni. Sebelumnya, para ekonom telah memperkirakan defisit perdagangan akan menyempit menjadi HK $ 40.400.000.000. Setahun yang lalu, defisit perdagangan tercatat sebesar HK $ 37.150.000.000. Seperti terlihat pada gambar:

Hong Kong Balance of Trade

Kegiatan ekspor ke Asia meningkat 8,1 persen, sedangkan kegiatan ekspor ke Jerman dan Inggris masing-masing tercatat naik 2,4 persen dan 0,3 persen. Namun, ekspor ke Amerika Serikat justru mengalami penurunan sebesar 1,7 persen.

Nilai impor tumbuh 7,5 persen pada bulan Juli, setelah menyusul kenaikan sebesar 7,6 persen pada bulan Juni. Kenaikan ini telah melebihi ekspektasi ekonom yang sebelumnya memprediksi kenaikan sebesar 5,7 persen.

Naiknya tingkat ekspor ini, secara tidak langsung berkontribusi atas menyempitnya defisit perdagangan Hong Kong kali ini. Dapat dilihat bahwa kegiatan impor yang dilakukan AS menurun, hal ini bisa jadi disebabkan oleh masih rendahnya daya beli masyarakat karena masih lambatnya pertumbuhan upah di negara tersebut. Kemudian kegiatan ekspor ke negara di kawasan eropa meningkat bisa menjadi salah satu dampak paska diberlakukannya larangan impor oleh Putin ke pihak Barat sehingga banyak negara di kawasan eropa beralih impor ke wilayah Asia. (VN)

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *