Biji-bijian CBOT Rebound, Data USDA Mixed

Analisa Trading – Harga kedelai, jagung, dan gandum di Bursa CBOT pada perdagangan Kamis 21 Agustus 2014 terpantau ditutup menguat. Penguatan harga kedelai, jagung, dan gandum dipicu oleh aksi beli teknikal para investor pasca pelemahan harga dalam beberapa hari terakhir telah memasuki fase jenuh.

Pergerakan harga kedelai, jagung, dan gandum di CBOT yang telah memasuki fase jenuh melemah, terpantau berhasil mendorong penguatan harga biji-bijian di CBOT. Fase jenuh melemah yang memberi indikasi posisi telah oversold, membuat investor kembali melakukan aksi pembelian yang kemudian mengangkat harga biji-bijian CBOT.

Selain faktor teknikal, penguatan harga biji-bijian juga cukup terangkat oleh data ekspor yang masih cenderung tinggi meskipun berdampak mixed. Berdasarkan laporan USDA Kamis lalu, ekspor kedelai AS berada di atas ekspektasi pasar, sementara jagung berada sesuai ekspektasi dan gandum di bawah ekspektasi.

Terkait rilis data USDA tersebut, ekspor kedelai AS dilaporkan berada di level 1,3 juta ton, jagung 819.100 ton, dan gandum 209.200. meskipun data-data cenderung berdampak mixed, namun pada pergerakan harga Kamis lalu, indikator teknikal terpantau masih lebih kuat sehingga pergerakan keseluruhan masih dapat menguat. Sementara terkait faktor fundamental dari sisi supply, biji-bijian AS masih mengalami tekanan kuat dari ekspektasi tumpukan output AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis 21 Agustus 2014 di Bursa CBOT, harga gandum dan jagung ditutup menguat cukup signifikan sementara kedelai naik tipis. Harga gandum berjangka CBOT untuk kontrak Desember 2014 naik 0,98% ke tingkat harga $5,554/bushel atau menguat 0,054/bushel, jagung berjangka CBOT kontrak Desember 2014 naik 0,71% ke tingkat harga $3,69/bushel atau menguat 0,016/bushel, sementara kedelai naik tipis 0,02% ke tingkat harga $10,382/bushel atau menguat 0,002/bushel.

Analis  memprediksi harga biji-bijian As akan cenderung bergerak mixed pad hari ini akibat data USDA. Diprediksi harga kedelai dan jagung masih akan menguat akibat tingginya data ekspor sementara gandum sebaliknya melemah akibat data ekspor yang mengecewakan.terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $5,40-$5,65 pada gandum, $10,30-$10,60 pada kedelai, dan $3,60-$3,75 pada jagung. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *