Output Kopi Brasil Masih Menjadi Fokus, Harga Kopi Arabika Masih Masih Melemah

Analisa Trading – Harga kopi Arabika di Bursa ICE US pada penutupan perdagangan Kamis 14 Agustus 2014 terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga kopi Arabika di ICE US dipicu oleh penjualan teknikal akibat masih belum pastinya tingkatan output kopi Brasil.

Pergerakan harga kopi di Bursa ICE US yang menembus support terpantau memicu harga kopi Arabika untuk bergerak kembali melemah. Tertembusnya titik support di kisaran $189/ton, berdampak pada aksi penjualan oleh para investor yang berakibat pada melemahnya harga kopi Arabika di ICE US.

Walaupun demikian, pelemahan cukup tertahan oleh faktor potensi pengurangan signifikan pada output kopi Arabika Brasil. Isu, terbatasnya persediaan kopi di Brasil akibat cuaca kering di awal tahun yang mengganggu produktivitas kopi, membuat harga mendapat dorongan positif dari sisi fundamental.

Pada perdagangan Kamis 14 Agustus 2014, harga kopi Arabika di Bursa ICE US terpantau ditutup melemah. Harga kopi Arabika berjangka ICE US untuk kontrak Desember 2014 turun 0,61% ke tingkat harga $188,45/ton atau melemah $1,15/ton.

Sementara pada perdagangan di Bursa LIFFE, harga kopi Robusta juga terpantau ditutup melemah. Harga kopi Robusta berjangka LIFFE untuk kontrak November 2014 ditutup melemah 1,01% ke tingkat harga $1.956/ton atau melema $20/ton.

Analis  memprediksi harga kopi Arabika masih akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi aksi jual para investor untuk menghindari kerugian sambil menunggu fundamental baru. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $183,5-$193,5 pada kopi Arabika dan $1940-$1990 pada Robusta. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *