Korea Selatan Pangkas Suku Bunga Pertama Kalinya Setelah 15 Bulan Economic & Politics / News

Analisa Trading – Bank sentral Korea Selatan pada hari ini Jumat (15/8) memangkas acuan suku bunga menjadi 2,25%. Hal tersebur merupakan upaya dari pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkecil beban utang rumah tangga bangsa.

Pertama kalinya dalam rentang setahun lebih 3 bulan, Bank Sentral Korsel merubah tingkat suku bunga, setelah mengikuti dari pengumuman bulan lalu mengenai paket stimulus ekonomi sebesar $40 miliar yang mencakup peminjaman longgar.

Kepala Gubernur BoK Lee Ju-yeol mengatakan, bank sentral mengambil kebijakan untuk bertindak secara “pre-emptively” untuk mendukung ekonomi.

“Analisis menunjukkan suku bunga akan mempercepat konsumsi dan investasi, dan efeknya akan lebih kuat bersama-sama dengan kebijakan pemerintah,” katanya.

Beberapa ekonom mengatakan rencana resiko stimulus terburuk yaitu tinggi tingkat utang konsumen, ditambah dari masalah biaya pinjaman lebih murah yang dihasilkan dari suku bunga bank sentral.Hutang rumah tangga Korea Selatan sendiri memiliki lebih dari dua kali lipat dari satu dekade yaitu hampir sekitar $1 triliun.

BoK menunjukkan pergeseran dovish dalam pertemuannya kemarin, di mana satu anggota dewan membuat suara menentang keputusan terhadap kebijakan tersebut. Menit dari pertemuan Juli menunjukkan bahwa pre-emptively juga dapat berakibat terhadap penurunan terhadap pertumbuhan.

Hingga akhirnya Menteri Keuangan Choi Kyung-hwan mengumumkan rencana stimulus dan menekankan kerjasama dengan BOK dalam mendorong terselubung pelonggaran moneter.

Sebagai tindak lanjut dengan paket stimulus, pemerintah telah mengumumkan serangkaian langkah-langkah untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan pengeluaran konsumen. Pekan lalu, Seoul mengatakan akan menawarkan cadangan pajak untuk perusahaan yang menggunakan uang mereka untuk meningkatkan upah dan mengembalikan uang kepada para pemegang saham. Bulan lalu, BoK memangkas perkiraan pertumbuhan tahun ini menjadi 3.8% dari 4%. (FC)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *