Anjloknya Harga Minyak Mentah Kian Melemahkan Harga Karet Tocom

Analisa Trading – Harga karet di Bursa Tocom pada awal perdagangan sesi siang hari ini, Jumat 15 Agustus 2014, terpantau sedang kembali mengalami pelemahan. Pelemahan harga karet di Bursa Tocom dipicu oleh anjloknya harga minyak mentah global akibat indikasi pelemahan perekonomian Eropa.

Rilis data GDP Jerman dan Uni Eropa yang berada dalam kondisi negatif, terpantau turut berdampak pada terus melemahnya harga karet di Bursa Tocom. Data GDP Jerman yang turun  dari 2,5% ke level 0,8% serta Uni Eropa yang ruuen dari 0,2% ke level 0% membuat demand komoditas di pasar Eropa diperkirakan akan melemah.

Pelemahan demand terhadap komoditas di pasar Eropa, sejauh ini telah berdampak pada anjloknya harga minyak mentah global hingga lebih dari 2% pada perdagangan kemarin. Hubungan substitusi antara karet sintetis yang berbahan baku minyak mentah terhadap karet alam pun semakin menguat akibat penurunan harga tersebut. Dampaknya, harga karet masih sulit untuk bergerak menguat meskipun telah terus melemah signifikan dalam beberapa hari belakangan.

Selain faktor dorongan sentimen negatif dari masih anjloknya harga minyak mentah, fondasi sentimen pasar Tiongkok juga cukup kokoh menekan harga karet. Masih meragukannya perekonomian Tiongkok yang turut berdampak pada ekspektasi demand negara tersebut, serta melemahnya harga di Bursa SHFE pada pagi ini, membuat harga karet Tocom juga tertekan melemah oleh pengaruh Tiongkok.

Pada awal perdagangan sesi siang hari ini, harga karet di Bursa Tocom terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Harga karet berjangka Tocom untuk kontrak Januari 2015 turun 0,41% ke tingkat harga 196,6 Yen/kg atau melemah 0,8 Yen/kg.

Sementara dari perdagangan di Bursa Shanghai Future Exchange, harga karet juga sedang mengalami pergerakan melemah pada perdagangan hari ini. Harga karet berjangka SHFE untuk kontrak Januari 2015 turun 0,57% ke tingkat harga 14.875 Yuan/ton atau melemah 85 Yuan/ton.

Analis  memprediksi harga karet masih akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh adanya tekanan cukup kuat dari pelemahan harga minyak mentah yang anjlok akibat potensi pelemahan demand Eropa. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *