Pekerjaan Terus Bertambah, Tingkat Pengangguran Inggris Terendah Sejak 2009

Analisa Trading – Jumlah orang yang menganggur di Inggris sepanjang tahun 2014 ini semakin berkurang setiap bulannya hal ini terlihat dari tingkat pengangguran yang selalu berkurang setiap bulan Januari sampai bulan Mei 2014. Dan pada bulan Mei lalu, Office for National Statistics melaporkan jumlah pengangguran berkurang lagi dari bulan sebelumnya.

Pengurangan pengangguran tersebut menunjukkan bertambahnya lapangan kerja dan juga penambahan pada upah tenaga kerja tersebut. Dari laporan Statistik tersebut tingkat pengangguran di Inggris untuk bulan Mei turun menjadi 6,5 persen dari 6,6 persen pada periode sebelumnya, yang merupakan tingkat terendah sejak akhir 2008.

 United Kingdom Unemployment RateDari sekitar  30.6 juta  orang dalam pekerjaan, lebih dari 254.000 tenaga kerja bertambah dari  bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan lebih dari 929.000 tahun sebelumnya. Dalam laporan tersebut juga dilaporkan proporsi orang berusia 16-64 dalam pekerjaan terus meningkat, mencapai 73,1 persen untuk Maret-Mei 2014.

Dari sekitar  2,12 juta orang yang menganggur di Inggris, kurang dari 121.000 tenaga kerja bertambah dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 383.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Ada 8.780.000 orang aktif secara ekonomi berusia 16-64. Jumlah ini kurang dari 67.000 dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 258.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Sedangkan proporsi orang berusia 16-64 yang tidak memiliki pekerjaan tetapi tidak mencari atau tersedia untuk bekerja terus menurun, mencapai 21,7 persen untuk bulan Maret sampai Mei 2014.

Office for National Statistics juga mengumumkan kepada publik bahwa terjadi pertumbuhan positif pada pendapatan pekerja di Inggris, kendati sedikit melambat dari periode lalu. Perkembangan tersebut ditunjukkan oleh indikator fundamental ekonomi Average Earnings Index 3m/y yang tumbuh sebesar 0.3%, sedikit dibawah nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.8%. Penurunan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 0.5%. Dan sebagai informasi, saat data ini dirilis terjadi penguatan pada kurs mata uang Pound Sterling. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *