Harga Tembaga LME Anjlok Tergerus Data Impor Tiongkok

Analisa Trading – Harga tembaga di Bursa LME pada perdagangan pekan lalu terpantau ditutup melemah tipis secara agregat sepekan. Pelemahan harga tembaga dalam level tipis tersebut dipicu oleh sentimen dalam arah berbeda dari perkembangan perekonomian Tiongkok dan AS.

Pergerakan harga tembaga pada pekan lalu terpantau harus ditutup melemah meskipun lebih didominasi oleh trend penguatan. Pelemahan harga tembaga pekan lalu dipicu oleh anjloknya harga akibat sentimen negatif kuat dari rilis data impor tembaga Tiongkok yang berhasil menahan laju penguatan dari sentimen data manufaktur Tiongkok. Imbas dari data impor Tiongkok yang turun 30.000 ton pada Juni bila dibandingkan data Mei ke level 350.000, investor mengindikasikan bahwa pasar tembaga sedang melesu akibat posisi Tiongkok selaku konsumer utama tembaga. Namun, kondisi dari pasar AS yang sedang positif, membuat penurunan harga tembaga tidak terlalu signifikan pada pekan lalu akibat potensi substitusi pasar.

Pada perdagangan pekan lalu di Bursa LME, harga tembaga terpantau mengalami pelemahan secara agregat sepekan. Harga tembaga LME untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun 0,15% ke tingkat harga $7.140/ton atau melemah $11/ton.

Sedangkan pada perdagangan di Bursa SHFE hari ini, harga tembaga terpantau ditutup melemah tipis. Harga tembaga berjangka SHFE untuk kontrak September 2014 turun 0,20% ke tingkat harga 50.670 Yuan/ton atau melemah 100 Yuan/ton.

Analis memprediksi harga tembaga berpotensi untuk menguat pada perdagangan pekan ini di LME. Hal tersebut dilandasi oleh kondisi persediaan tembaga di LME yang relatif terus menurun sehingga berpotensi memperkuat harga tembaga dari sentimen sisi supply. Terkait pergerakan harga tembaga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $6.800-$7.400/ton. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *