Harga Kakao Masih Melemah, Ekspor Pantai Gading Naik Hampir 7%

Analisa Trading – Harga kakao di Bursa ICE US terpantau ditutup kembali melemah pada perdagangan Kamis 3 Juli 2014. Pelemahan harga kakao dipicu oleh aksi profit taking dan juga sentimen negatif dari peningkatan ekspor kakao Pantai Gading.

Perdagangan hari terakhir sebelum liburnya bursa ICE US jelang hari kemerdekaan AS diwarnai dengan aksi profit taking yang berimbas pada pelemahan harga kakao. Harga kakao yang sempat naik signifikan akibat indikasi peningkatan permintaan cokelat global dari penghasil cokelat terbesar dunia Barry Callebaut pada Kamis lalu, akhirnya masih harus ditutup melemah akibat likuidasi investasi.

Kamis lalu, indikasi penguatan demand cokelat global disampaikan oleh Barry Callebaut yang menyatakan permintaan pasar naik hingga 18,2% pada 9 bulan pertama di periode 2013/2014. Namun, dari sisi supply, pergerakan kakao di bursa komoditas juga tertahan akibat rilis data ekspor kakao Pantai Gading yang menguat. Ekspor Kakao pada Mei lalu, tercatat naik hingga 6,96% ke level 975.213 dibandingkan data April atau bertambah 4,74% dibandingkan Mei tahun 2013.

Pada perdagangan Kamis 3 Juli 2014 di Bursa ICE US, harga kakao ditutup melemah. Harga kakao berjangka ICE US untuk kontrak September 2014 ditutup turun 0,35% ke tingkat harga $3.106/ton atau melemah $11/ton.

Analis memprediksi harga kakao berpotensi untuk menguat pada perdagangan selanjutnya di Bursa ICE US. Hal tersebut dilandasi oleh potensi kuatnya sentimen positif dari ekspektasi peningkatan demand kakao di pasar global. Terkait pergerakan harga kakao, range normal diprediksi akan berada di kisaran $3.065-$3.169. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *