Ekonomi Cina Melambat, Keuntungan Per Saham Menurun

AnalisaTrading-Perusahaan-perusahaan Cina yang paling ramai diperdagangkan di daratan AS, diyakini akan melaporkan penjualan terendah mereka dalam dua tahun ini menyusul pertumbuhan ekonomi di Cina yang mengalami penurunan pada angka paling lambat pertumbuhannya sejak 1990.

Mengacu pada Indek Bloomberg Saham Cina – AS, diperkirakan pendapatan per saham tahun ini hanya akan sebesar $5.64 per saham, yang merupakan pendapatan per saham terendahnya sejak 2012. Proyeksi pendapatan akan dipangkas hanya sebesar 7.9 persen dalam 11 pekan terakhir.

Jatuhnya pendapatan per emiten ini tidak lepas dari kondisi ekonomi Cina sendiri dimana diperkirakan pendapatan domestic bruto (PDB) hanya akan tumbuh 7.4 persen tahun ini. Ini merupakan pertumbuhan yang paling rendah dalam 24 tahun terakhir, setelah tahun lalu masih bisa membukukan pertumbuhan sebesar 7.7 persen. Pemerintah Cina sendiri berupaya menggenjot pertumbuhan dengan menurunkan pajak dan meningkatkan belanja serta menurunkan rasio cadangan modal perbankan. Para investor masih mempertimbangkan langkah-langkah pemerintah tersebut belum cukup mengembalikan kembali penurunan dalam harga real estate dan mendongkrak konsumsi masyarakat.

Kebijakan Beijing tersebut hanya akan berdampak dalam jangka pendek, sebatas memperlambat beberapa sektor-sektor terkait dengan kenaikan real estate serta peningkatan standar hidup secara keseluruhan.

Indek Saham Cina – AS mengalami penurunan 0.3 persen di tahun ini, lebih baik dibandingkan penurunan di Indek Gabungan Shanghai yang menurun 3.8 persen dan Indek Cina Hang Seng yang menurun 4.7 persen. (FR)

Related Post

Saham-saham Pilihan Hari Ini

Saham-saham Pilihan Hari Ini

AnalisaTrading – Kepala Riset Woori Korindo Securities Reza Priyambada memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini Indeks Harga Saham…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *