Harga Tembaga LME Kembali Melemah Tertekan Data GDP AS

Analisa Trading – Harga tembaga pada perdagangan Rabu 25 Juni 2014 di Bursa LME terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga tembaga di Bursa LME dipicu oleh rilis data GDP AS yang berada jauh dari ekspektasi.

Data GDP AS yang rilis pada Rabu kemarin terpantau menjadi faktor fundamental terkuat yang mempengaruhi pergerakan harga tembaga di Bursa LME. GDP AS yang turun ke level -2,9% dan jauh dari ekspektasi pada level -1,0% membuat harga tembaga LME melemah akibat indikasi demand tembaga AS sedang mengalami pelemahan. Pelemahan pada tembaga imbas data GDP AS didasari oleh posisi AS sebagai negara dengan sektor manufaktur yang kuat turut berpengaruh terhadap demand tembaga meskipun AS tidak masuk kategori 5 negara pengimpor tembaga terbesar global.

Pada perdagangan Rabu 25 Juni 2014 di Bursa LME, harga tembaga ditutup melemah. Harga tembaga LME untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun 0,07% ke tingkat harga $6.871/ton atau melemah $4,50/ton.

Sedangkan dari bursa SHFE harga tembaga terpantau naik signifikan pada penutupan perdagangan hari ini. Harga emas berjangka SHFE untuk kontrak Agustus 2014 naik 1,16% ke tingkat harga 49.590 Yuan/ton atau menguat 570 Yuan/ton.

Analis  memprediksi harga tembaga berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini untuk mengikuti pergerakan menguat di Bursa SHFE. Selain faktor sentimen tersebut, penguatan harga tembaga juga diprediksi akan didorong oleh persediaan tembaga di gudang LME yang terus menurun. Terkait pergerakan harga tembaga pada perdagangan hari ini di LME, range normal diprediksi akan berada di kisaran $6.700-$6.950. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *