Dolar Diperkirakan Akan Melemah Dalam Sepekan Ini

AnalisaTrading-Dolar perpanjang pelemahan sejak April sebelum laporan minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan pesanan barang tahan lama akan menurun dan naik  kurang dari perkiraan dalam penjualan rumah baru pada ekonomi terbesar dunia.

Mata uang AS melemah terhadap semua kecuali satu dari 16 rekan-rekan utama setelah Ketua the Fed Janet Yellen pekan lalu mengatakan bank sentral tetap berkomitmen untuk pertahankan suku bunga rendah untuk “waktu yang cukup.” Dolar Australia melonjak sementara mata uang Selandia Baru mencapai enam minggu tinggi setelah laporan menunjukkan manufaktur di Tiongkok meningkat lebih dari perkiraan survey ekonom.

Bloomberg Dollar Spot Indeks, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun 0,1% di level 1,008.89  di New York. Indeks telah jatuh untuk hari keempat.

Dolar melemah terhadap yen 0,1% di level  ¥ 101.93. dan dolar AS sedikit berubah terhadap euro di level $ 1,3605.  Dan yen terhadap euro melemah 0.1% di level 138.67 yen.

Pemerintahan Jepang sedang melakukan pertimbangan  untuk mengedepankan persetujuan kabinet dari strategi pertumbuhan dan rencana ekonomi dasar kedepan pada tanggal 27 Juni.

Ekonomi AS menyusut 1,8% pada kuartal 1 2014, penurunan lebih besar dari pembacaan kontraksi 1% pada 29 Mei.

Dan Pesanan pabrik AS untuk barang tahan lama akan diperkirakan untuk turun menjadi  0,1% di bulan Mei, setelah naik 0,6% di bulan April.

USDJPY  mungkin dapat menembus di bawah rata-rata 200 per hari dan saham Jepang mungkin jatuh jika pemerintahan melakukan strategi dalam pertumbuhan. (FR)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *