Ukraina Kembali Memanas, Nikel Sentuh Level $19.000

Analisa Trading – Harga nikel di Bursa LME pada perdagangan Selasa 17 Juni 2014 terpantau mengalami kenaikan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari sebelumnya. Penguatan harga nikel di Bursa LME dipicu oleh kembalinya perhatian para investor ke konflik Ukraina-Rusia yang sebelumnya sempat mendingin pasca terpilihnya Poroshenko sebagai Presiden baru Ukraina.

Serangan udara kelompok separatis Rusia serta aksi pemberhentian ekspor gas Rusia ke Ukraina terpantau memicu harga nikel untuk kembali bergerak menguat dalam perdagangan di Bursa LME. Posisi Rusia selaku salah satu penghasil nikel terbesar dunia, menumbuhkan kekhawatiran akan terganggunya supply asal Rusia akibat konflik yang kembali memanas.

Konflik antara Rusia-Ukraina kembali memanas pasca Rusia menghentikan kiriman gas ke Ukraina dengan alasan belum dibayarkannya utang Ukraina sebesar $1,95 miliar. Selain dari adanya konflik terkait penghentian aliran supply gas Rusia, konflik Rusia-Ukraina juga sempat kembali menarik perhatian global pasca ditembaknya pesawat pengangkut militer Ukraina yang menewaskan hingga 49 tentara Ukraina.

Pada perdagangan Selasa 17 Juni 2014 di Bursa LME, harga nikel ditutup dengan mengalami penguatan. Harga nikel LME untuk pengiriman tiga bulan kedepan naik hingga 3,53% ke tingkat harga $19.050/ton atau menguat $650/ton.

Analis memprediksi harga nikel masih akan cenderung mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh kembali meningkatnya perhatian investor ke perkembangan konflik Ukraina-Rusia yang berpotensi memanas. Terkait pergerakan harga nikel LME pada hari ini, nikel diprediksi akan bergerak di kisaran $18.850-$19.200.(VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *