6 Hari Tidak Mampu Terangkat, Timah KLTM Rebound Dekati Harga LME

Analisa Trading – Harga timah di Bursa KLTM pada perdagangan hari ini (18/6) terpantau berhasil ditutup menguat cukup signifikan. Penguatan harga timah di Bursa KLTM diduga dipicu oleh dorongan terlalu jauhnya selisih antara harga timah KLTM dengan harga benchmark global.

Pergerakan terus melemah pada harga timah di Bursa KLTM, akhirnya berakhir pada perdagangan hari ini. Selisih antara harga timah KLTM yang terus menjauh dalam beberapa hari terakhir dengan patokan harga global di Bursa LME diduga menjadi pemicu pergerakan menguat harga timah disaat faktor fundamental terhadap timah masih lemah. Terpantau pada perdagangan hari ini, timah KLTM, bergerak menguat mendekati level harga pada timah LME di kisaran $22.600/ton.

Sebelumnya, harga timah di KLTM terus melemah selama 6 hari beruntun akibat sentimen negatif dari data ekspor timah Indonesia. Terpantau sepanjang Mei lalu, ekspor timah Indonesia naik hingga 145% sehingga mengakibatkan timah LME mengalami tekanan cukup kuat dari sisi supply akibat potensi lonjakan supply global.

Pada perdagangan hari ini di Bursa KLTM, harga timah terpantau ditutup menguat. Harga timah KLTM pada perdagangan hari ini ditutup menguat 0,31% ke tingkat harga $22.650/ton atau menguat $70/ton.

Sedangkan dari bursa LME pada perdagangan Selasa 17 Juni 2014 lalu, harga timah ditutup melemah. Harga timah LME untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun 0,22% ke tingkat harga $22.600 atau melemah $50/ton.

Analis  memprediksi harga timah di Bursa LME masih akan cenderung mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh lemahnya sentimen pasar dan kecenderungan posisi wait and see investor jelang keputusan The Fed yang akan rilis Kamis waktu setempat. Terkait pergerakan harga timah LME pada perdagangan hari ini, timah diprediksi akan bergerak di kisaran $22.500-$22.700. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *