Harga Minyak Mentah Koreksi Teknikal, Sudah Jenuh Beli

Analisa Trading – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah jenis WTI mengalami penurunan yang cukup signifikan (17/6). Harga komoditas ini melemah setelah indikator teknikal menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak mentah yang tajam pekan lalu telah terlalu berlebihan. Minggu lalu harga minyak mentah WTI melonjak ke level paling tinggi dalam Sembilan bulan. Harga minyak Brent di London melemah di tengah spekulasi bahwa pemberontakan di Irak akan cepat diatasi.

Harga minyak mentah hari ini tergerus melemah. Indikator RSI minyak mentah WTI kemarin telah mengalami kenaikan hingga ke atas 70 poin dan sudah bertahan selama tiga hari berturut-turut. Indikator tersebut menunjukkan bahwa harga minyak sudah menguat terlalu tajam dan pasar minyak emntah telah berada dalam kondisi jenuh beli.

Penurunan harga minyak mentah hari ini cenderung hanya bersifat teknikal dan akan berlangsung pada jangka pendek. Harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak Juli hari ini sebesar 37 sen atau 0.4 persen dan berada pada posisi 106.53 dollar per barel. Kemarin harga minyak mentah ditutup di posisi 106.91 dollar per barel, penutupan tertinggi sejak tanggal 18 September.

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Agustus tampak melemah sebesar 41 sen atau 0.4 persen hari ini. Harga minyak mentah tersebut berada pada posisi 112.53 dollar per barel.

Analis  memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas pada sisa perdagangan hari ini akan cenderung melemah terbatas. Untuk perdagangan hari Selasa ini indeks harga minyak WTI diproyeksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 105.00 – 108.00 dollar. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *