Amerika Serikat Didera Kemiskinan, IMF Pangkas Pertumbuhan Ekonominya

Analisa Trading – Dalam penilaian tahunan ekonomi AS baru-baru ini, Dana Moneter Internasional (IMF) telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS, yang  mendesak para pembuat kebijakan negeri tersebut untuk mempertahankan suku bunga rendah dan menaikkan upah minimum untuk memperkuat pemulihan ekonomi.

Lembaga yang berkantor di Washington ini memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS 2% tahun ini, yang turun dari proyeksi bulan April lalu  sebesar 2,8%, setelah  effect “musim dingin” menyebabkan ekonomi melemah di kuartal pertama. Sebelumnya IMF memperkirakan ekonomi AS akan bertumbuh 3 % pada tahun 2015.

Menyikapi perkiraan untuk pertumbuhan AS tersebut, IMF menyarankan pemerintah AS harus meningkatkan upah minimum untuk membantu mengatasi tingkat kemiskinannya yang sekarang masih 15%. Tingkat kemiskinaan ini sangat rendah dibandingkan sejarah negera tersebut dan juga standar internasional.

Dengan menaikkan upah minimum akan meningkatkan pendapatan untuk jutaan pekerja miskin dan membantu untuk menciptakan peningkatan surplus neraca pembayarannya. Karenanya IMF menargetkan ekonomi AS akan mencapai tingkat pengangguran yang nol pada akhir 2017, dengan diredamnya tekanan inflasi dan juga suku bunga akan rendah pertengahan tahun 2015.

Namun menurut analis  jikapun ekonomi AS akhirnya bertumbuh namun melihat indikator-indikator pertumbuhan yang ada, ekonomi AS sedang bertumbuh moderat. Sehingga untuk mencapai tingkat pengangguran yang nol tahun 2017 belum bisa tercapai dikarenakan pemerintah AS harus menciptakan lapangan kerja yang besar. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *