Emas Fluktuasi Menuju Level Tinggi 2 Minggu Jepang Data Ekonomi AS

Analisa Trading  – Pada perdagangan logam di hari Kamis(12/06) bursa komoditi emas telah diperdagangkan hampir ke level tinggi 2 minggu hari ini, menjelang rilis data ekonomi AS dan investor fokus pada perkembangan pada Iraq.

Selama berlangsungnya perdagangan  di Nymex, emas untuk pengiman Agustus telah diperdagangkan diantara level $1.260.10 – $1.262.50 per troy ons.

Dan pada sesi pagi Eropa, emas diperdagangkan menguat 0.01% di level 1.261.30.

Emas mempunyai level support di level $1.241.20 per ons, dan level resistant di level $1.267.50.

AS akan merilis data ekonomi Penjualan ritel AS, yang akan diperkirakan oleh ekonom untuk naik menjadi 0.5% di bulam Mei, dan penjualan ritel inti AS yang diperkirakan untuk naik menjadi 0.4%, klaim pengangguran AS yang diperkirakan untuk turun menjadi 306.000, pada pukul 19.30 waktu Jakarta.

Emas tetap didukung setelah pemberontak yang terkait dengan al-Qaeda merebut kota-kota utara Mosul dan Tikrit pada hari Rabu. AS mengatakan bahwa mereka sedang dalam pembicaraan dengan para pemimpin Irak dalam respon untuk merebut kembali wilayah yang hilang dan akan memberikan bantuan tambahan ke Baghdad.

Sementara itu di Comex, perak untuk pengiriman Juli, telah diperdagangkan menguat 0.15% di level $19.20 per troy ons, dan tembaga untuk pengiriman Juli diperdagangkan melemah 0.14% di level $3.036. per pon

Harga logam merah telah berada di bawah tekanan jual yang berat di sesi terakhir ketika para pedagang khawatir pada hasil penyelidikan komoditas Tiongkok pada penawaran berbahan bakar yang bisa mengurangi permintaan untuk logam industri.

Kekhawatiran tentang penipuan di pasar komoditas telah menyebar ke pelabuhan Tiongkok kedua, Penglai awal pekan ini setelah pihak berwenang mulai melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan dalam pelabuhan Qingdao pekan lalu.

Tembaga digunakan sebagai jaminan oleh perusahaan dan investor di Tiongkok, dalam upaya untuk mengatasi standar pinjaman ketat diberlakukan oleh Beijing.

Negara Asia merupakan konsumen tembaga terbesar di dunia, akuntansi selama hampir 40% dari konsumsi dunia tahun lalu. (FC)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *