Persediaan Gudang Meningkat, Nikel LME Terperosok

Analisa Trading – Harga nikel pada perdagangan Selasa 10 Juni 2014 di Bursa LME terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga nikel LME dipicu oleh pergerakan persediaan nikel di gudang LME yang meningkat hingga mendekati rekor kedua tertinggi sejak awal tahun ini.

Persediaan nikel LME yang meningkat hingga rekor tertinggi kedua tahun ini berimbas pada pelemahan harga nikel pada perdagangan Selasa lalu. Hampir pecahnya rekor tertinggi yang sebelumnya terjadi pada 27 Maret 2014 memicu pelemahan sentimen positif dari potensi defisit supply nikel global akibat larangan ekspor biji mentah Indonesia. Sebelumnya, nikel sempat menguat pasca Joko Widodo selaku calon presiden Indonesia berwacana akan tetap melanjutkan kebijakan larangan ekspor biji mentah.

Pada perdagangan Selasa 10 Juni 2014, harga nikel di Bursa LME ditutup melemah signifikan. Harga nikel LME untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun 1,51% ke tingkat harga $18.550/ton atau melemah $285/ton.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga nikel berpotensi akan kembali menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh masih adanya sentimen positif dari potensi kuat keberlanjutan kebijakan larangan ekspor Indonesia. Terkait pergerakan harga, nikel diprediksi akan bergerak di kisaran $18.200-$18.800. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *