Impor Untuk Hampir Semua Golongan Barang Dilaporkan Naik

Analisa Trading – BPS melaporkan bahwa selama April 2014, nilai impor nonmigas Indonesia mencapai US$12.563,2 juta. Dari sepuluh golongan barang utama, hanya golongan barang kendaraan bermotor dan bagiannya yang mengalami penurunan nilai impor dibanding Maret 2014, yaitu sebesar US$4,4 juta atau 0,78 persen. Sementara itu, sembilan golongan barang lainnya mengalami peningkatan nilai impor.

Dari sembilan golongan barang yang meningkat tersebut, dua golongan barang diantaranya mengalami peningkatan di atas US$200,00 juta, yaitu golongan mesin dan peralatan mekanik sebesar US$356,5 juta (17,89 persen) dan golongan mesin dan peralatan listrik sebesar US$248,4 juta (17,80 persen).

Tiga golongan barang berikutnya mengalami peningkatan antara US$100,0 juta sampai dengan US$200,0 juta, yaitu golongan sisa industri makanan sebesar US$134,1 juta (92,67 persen), golongan plastik dan barang dari plastik sebesar US$108,8 juta (17,47 persen), dan golongan besi dan baja sebesar US$105,0 juta (15,59 persen).

Sementara itu, empat golongan sisanya mengalami peningkatan di bawah US$100,0, yaitu golongan kapas sebesar US$88,7 juta (46,71 persen), golongan serealia sebesar US$81,7 juta (33,96 persen), golongan bahan kimia organik sebesar US$77,0 juta (13,65 persen), dan golongan barang dari besi dan baja sebesar US$63,9 juta (21,22 persen).

Analis  mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Dollar Amerika Serikat terpantau bergerak terangkat sekitar 4.60 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Dollar Amerika Serikat dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 11849/USD dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 11731/USD. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *