Harapan Terjadinya Percepatan, Reformasi Ekonomi India Diumumkan

Analisa Trading – Memulai pemerintahan baru di India, negara yang berambisi menjadi negera ekonomi terbesar dunia mengalahkan Jepang  ini mengumumkan akan melakukan reformasi ekonomi menuju percepatan ekonomi dengan dengan sasaran penciptaan lapangan kerja baru dan masuknya investasi asing.

Dihadapan para parlemen baru yang baru dipilih, Presiden Pranab Mukherjee menyampaikan reformasi ekonomi dengan menyederhanakan sistem pajak dan memangkas  inflasi. Selain penyederhanaan pajak tersebut juga India akan memperkenalkan pajak penjualan umum yang  mendorong investasi asing dan mempercepat persetujuan untuk proyek-proyek bisnis utama. Hal ini juga akan mengatasi kemacetan yang telah menyebabkan harga pangan meningkat lebih cepat di India daripada di ekonomi utama lainnya.

Investasi asing atau swasta tersebut juga diarahkan  kepada sektor keamanan dan batu bara sehingga India berusaha menciptakan hubungan baik dengan negara tetangga serta keikutsertaan untuk melawan kekerasan terhadap perempuan. Sedangkan pernyataan pemangkasan inflasi tersebut menunjukkan pemerintahan yang baru ini anti inflasi.

Meskipun India kini masih menjadi ekonomi ketiga terbesar di Asia namun telah terjadi kemerosotan terpanjang untuk seperempat abad, inflasi konsumen telah terjebak pada rata-rata hampir 10 persen selama dua tahun terakhir dan merupakan salah satu isu utama yang membawa Modi ke panggung demokrasi terbesar.

Sepuluh juta orang memasuki dunia kerja setiap tahun dengan jumlah pekerja pemuda terbesar di dunia, pergeseran demografis dapat membantu mendorong India ke liga negara-negara maju, namun tampaknya akan menjadi  risiko besar dan bencana ekonomi jika  tenaga kerja ini tidak dimanfaatkan secara efektif.

Sebagai informasi ekspansi ekonomi India melambat dengan signifikan, dengan pertumbuhan 4,7% pada tahun keuangan 2013-2014 atau di bawah 5% untuk dua tahun berturut-turut. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini saja, India mencatatkan penurunan dari periode sebelumnya. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *