ANALIS: IHSG BERPOTENSI REBOUND

Jakarta- Positifnya laju bursa saham AS ternyata tidak membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona hijau, yang malah marak terjadi aksi jual. Hal ini menyebabkan IHSG terpelanting ke zona merah.

“Mulai menahan dirinya sikap pelaku pasar di akhir bulan terutama jelang rilis data-data ekonomi di awal pekan yang merupakan awal bulan Juni membuat IHSG cenderung tertekan. Pelaku pasar pun memanfaatkan kenaikan di hari perdagangan sebelumnya untuk bersih-bersih barang,” kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Reza melanjutkan, kondisi ini berbeda dengan laju pergerakan Rupiah dan bursa saham Asia yang cenderung menguat tipis. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4998,09 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4893,91 (level terendahnya) di mid sesi 2 dan berakhir di level 4893,91.

“Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell,” lanjutnya.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4871-4888 dan resisten 4900-4938. Black marubozu sentuh middle bollinger band (MBB ). MACD kembali turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R berbalik turun. IHSG sempat melewati target resisten (4993-4997) namun, tidak bertahan lama menuju target support (4950-4972) seiring aksi profit taking masif.

“Tentunya laju IHSG akan dipengaruhi oleh rilis data-data ekonomi, terutama dari dalam negeri. Bila sesuai harapan laju IHSG akan mengalami rebound dan begitupun sebaliknya,” sebutnya.

Sementara itu, menurut Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya, tekanan terhadap IHSG sifatnya masih wajar, dan dalam pergerakannya IHSG telah berhasil melampaui resistance 4994, menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi adalah sehat.

“IHSG masih tetap kokoh berada pada uptrend channel, kondisi koreksi pada saat perjalanan naik adalah wajar demikian pula sebaliknya, resistance tujuan terdekat saat ini berada pada 5002 yang wajib digapai sehingga bisa memperkuat pondasi kenaikan IHSG selanjutnya,” ujarnya.

Support berada pada level 4865, akan terjaga cukup kuat karena jika dijebol maka IHSG akan berpindah ke dalam area konsolidasi. “Terlihat akan ada potensi technical rebound pada IHSG untuk pekan depan,” tukasnya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *