IHSG Berakhir Balik Arah Melemah

JAKARTA РIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari pertama pekan ini tak mampu mempertahankan posisinya di jalur hijau. IHSG terkoreksi 10,40 poin atau 0,21 persen ke level 4.962,66.

IHSG pagi tadi masih mampu mempertahankan posisinya di jalur hijau, dengan menguat 11,69 poin atau 0,24 persen ke level 4.984,75. Penguatan pagi tadi melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu, di mana IHSG pada Jumat (23/5/2014) ditutup naik 3,18 poin atau 0,06% ke level 4.973,06.

Sementara itu, pelemahan IHSG siang ini di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Indeks Shanghai menguat 7,37 poin atau 0,36% ke 2.041,94; indeks Hang Seng melemah 15,47 poin atau 0,07% ke 22.950,39; indeks Straits Times naik 2,30 poin atau 0,07% ke 3.280,32; dan indeks Nikkei naik 100,60 poin atau 0,69% menjadi 14.562,77.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,28 triliun dengan 2,05 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp3,49 miliar. Tercatat 113 saham naik, 142 saham melemah dan 94 saham stagnan.

Sektor saham hari ini variatif. Sektor dengan penguatan terbesar adalah perkebunan, yang naik 0,52%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor aneka industri yang anjlok 0,83%.

Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp120 menjadi Rp3.100, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 menjadi Rp6.750 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp53.700.

Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp28.700, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp15 menjadi Rp4.880 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp25 menjadi Rp5.725.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *