Minim Sentimen, IHSG Bergerak di Zona Hijau

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikuti bursa saham global dan Asia seiring data ekonomi AS positif.  Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa (6/5/2014), IHSG menguat tipis 2,96 poin (0,06%) ke level 4.845,46. Indeks saham LQ45 naik 0,09% ke level 817,92.

Laju IHSG masih terus bergerak naik ke zona hijau pada pukul 09.00 WIB. IHSG naik tipis 4,32 poin (0,09%) ke level 4.846,82. Indeks saham LQ45 naik 0,23% ke level 819,36.

Sebanyak 73 saham menguat telah menopang pergerakan indeks saham. Sementara itu, 34 saham melemah dan 66 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 3.899 kali dengan volume perdagangan saham 156,08 juta saham. Nilai transaksi perdagangan saham sekitar Rp 227,30 miliar.

Secara sektoral, 10 sektor saham menguat pada pagi ini. Sektor saham aneka industri naik 0,58%. Lalu sektor saham industri mendaki 0,55% dan sektor saham pertambangan menguat 0,36%.

Berdasarkan data RTI, investor asing melanjutkan aksi beli bersihnya. Investor asing membeli saham sektiar Rp 5 miliar. Sedangkan investor lokal melakukan aksi jual Rp 5 miliar.

Saham lapis kedua dan ketiga masih mencatatkan top gainer pada pagi ini. Saham FORU naik 8,09% ke level Rp 735 per saham. Lalu saham SMDR naik 2,13% ke level Rp 3.115 per saham, dan saham CEKA menguat 2,59% ke level Rp 1.980 per saham.

Adapun saham-saham yang tercatat top loser antara lain saham MPPA melemah 5,99% ke level Rp 2.590 per saham, saham SDMU turun 4,37% ke level Rp 460 per saham, dan saham BACA melemah 6,86% ke level Rp 95 per saham.

Index

Analis PT Samuel Sekuritas, Tiesha Narandha Putri menuturkan, IHSG akan kembali bergerak sideways seiring minimnya sentimen baru di pasar. Pasar akan lebih cenderung memfaktorkan sentimen global yang berkepanjangan seperti krisis di Ukraina.

Sementara dalam dua hari ke depan, pasar akan lebih wait and see mengantisipasi rilis suku bunga acuan/BI Rate dan data neraca perdagangan China pada Kamis. Support indeks saham berada di level 4.800.

Rupiah pagi ini kembali menguat tipis ke level Rp 11.510 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, bursa saham Asia pagi ini kembali bergerak variatif dengan seiring minimnya sentimen baru di bursa saham regional.

– See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2046023/minim-sentimen-ihsg-bergerak-di-zona-hijau#sthash.ANOt45Mc.dpuf

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *