JPY Melemah Paska IHK Naik Kurang Dari Perkiraan

Analisa Trading-Mata uang Yen diperdagangkan melemah terhadap dolar AS pada perdagangan di hari jumat setelah dirilisnya inflasi harga konsumen tahunan yang naik kurang dari yang diharapkan.

CPI inti nasional (termasuk tahan lama tapi termasuk energi) pada bulan Maret naik 1,3% secara tahunan, dibandingkan dengan perkiraan pada kenaikan sebesar 1,4% secaa tahunan.

Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan menguat di level $102,43 atau 0,10%, setelah dirilisnya data inflasi harga konsumen yang naik kurang dari yang diperkirakan dan kelanjutan dari program stimulus oleh BOJ.

Pada perdagangan mata uang lainnya di hari Jumat, AUD/USD diperdagangkan menguat 0,09% di level 0,9271 dan EUR/USD diperdagangkan menguat 0,02% di level 1.3835.

Semalam, dolar diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah ketegangan antara Rusia dan Ukraina berkobar lagi , mendorong investor untuk menghindari greenback di tengah kekhawatiran AS mungkin terseret lebih dalam konflik tersebut.

Pasukan militer Ukraina menewaskan lima separatis sebelumnya, sementara Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Kiev melawan serangannya terhadap para pemberontak, memicu kekhawatiran AS akan menjatuhkan sanksi di Moskow.

Departemen Perdagangan AS sebelumnya melaporkan bahwa pesanan untuk barang tahan lama naik 2,6% pada bulan Maret, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 2%. Inti pesanan barang tahan lama, yang mengecualikan item transportasi volatile, naik 2% pada bulan lalu, jauh melampaui perkiraan untuk kenaikan 0,6%.

Secara terpisah, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran pada bulan April naik 24.000 menjadi 329.000. Para analis telah memperkirakan kenaikan dari 5.000.

Indeks Dollar, yang melacak kinerja greenback versus terhadap mata uang utama lainnya, turun 0,02% pada 79,84. (FR)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *