Perbedaan Broker Forex Dealing Desk dan Non Dealing Desk/NDD

tipos-brokersPara investor yang telah lama malang melintang pada investasi saham tentu sangat paham bahwa bermitra dengan perusahaan broker yang profesional dan kompeten adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan mereka pada pasar bursa. Tetapi, di antara sekian banyak perusahaan pialang terdapat perusahaan broker bertipe broker bandar atau Broker Forex Dealing Desk, yaitu perusahaan yang berada pada posisi melawan trading Anda, karena mereka akan mendapatkan profit justru jika Anda kalah dalam transaksi. Para investor saham yang menanamkan dananya dalam jumlah besar biasanya memilih Broker Forex Non Dealing Desk karena tidak memiliki konflik kepentingan dengan klien.

Broker Bandar dan Ciri-Cirinya

Cara kerja broker bandar atau Broker Forex Dealing Desk adalah, mereka akan mendapat pemasukan sebesar jumlah kekalahan Anda sehingga perusahaan akan berusaha membuat Anda kalah agar mereka mendapatkan keuntungan. Cara untuk mendapatkan keuntungan ini adalah dengan membatasi strategi trading yang bisa anda terapkan, mengusahakan trading terms yang menguntungkan mereka, bahkan melakukan kecurangan-kecurangan diluar pengetahuan klien. Manipulasi-manipulasi ini dilakukan dengan berbagai cara; misalnya, memperlambat eksekusi order, server yang sering down, manipulasi harga, stop loss hunting, hang, requote, harga yang tidak bergerak, membatasi teknik trading klien, dan lain-lain.

Pendeknya, tak seperti perusahaaan broker forex profesional yang berkomitmen untuk menguntungkan klien, perusahaan pialang ini justru berusaha agar Anda kalah dalam transaksi saham. Cara yang digunakan perusahaan broker bandar ini untuk menarik klien adalah menawarkan fasilitas yang fantastis seperti leverage bisa sampai 1:500 bahkan 1:1000, spread yang sangat kecil dan tidak sesuai market, tanpa bunga, bonus besar, dan dapat mentransfer profit kepada pihak ketiga.

Para investor memang disarankan untuk memanfaatkan jasa perusahaan pialang non bandar, tetapi jika memang Anda memilih perusahaan Broker Forex Dealing Desk, carilah perusahaan broker yang besar dan teregulasi agar dapat membayar keuntungan yang Anda peroleh pada pasar forex dan tidak terlalu merugikan klien dalam menetapkan kebijakan demi mendapat keuntungan.

Ciri-ciri Broker non Bandar

Jika Anda adalah trader pemula dalam pasar forex, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengenali perusahaan pialang non Bandar atau Broker Forex Non Dealing Desk yang dapat menjadi mitra Anda bertrading forex.

  • Perusahaan pialang mendapatkan profit dari selisih spread.
  • Perusahaan akan meneruskan order (posisi buy/sell) dari klien kepada liquidity provider mitra broker yang berupa bank atau perusahaan pialang lain yang lebih besar.
  • Tidak ada batasan teknik trading klien, seperti trap, hedging, scalping, dan lain-lain karena perusahaan tidak terpengaruh dengan kemenangan atau kekalahan Anda.
  • Harga yang ditampilkan oleh perusahaan bisa berubah-ubah sesuai pasar karena broker tidak turut campur dalam perubahan harga. Dengan demikian harga akan terlihat lebih transparan.
  • Leverage yang diberikan oleh perusahaan broker non bandar tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan kenyataan yang ada di pasar.

Tipe Perusahaan Broker Non Dealing Desk

Ada dua jenis perusahaan Broker Non Dealing Desk yaitu, ECN dan STP.

  • Tipe ECN; Perusahaan pialang NDD dengan tipe ECN benar-benar berlaku sebagai liquiditor sebagaimana bank besar yang menjadi perantara penjual dan pembeli di antara para customernya sehingga mereka benar-benar turut serta dalam pasar uang.
  • Tipe STP; Perusahaan Broker Forex Non Dealing Desk dengan tipe STP (Straight Through Processing) adalah perusahaan yang lebih kecil dari broker ECN. Order dari klien akan dilemparkan ke perusahaan broker lain, yaitu ECN. Kedua jenis perusahaan broker NDD ini tidak memiliki konflik kepentingan dengan kliennya sehingga tidak akan menghalangi kemenangan mereka dalam pasar uang. Jika klien lebih banyak bertrading mereka justru akan mendapat profit semakin besar.
  • Broker hybrid; selain dua jenis perusahaan pialang di atas, ada satu tipe perusahaan pialang lagi yang merupakan kombinasi dari Broker Dealing Desk dan  Broker Forex Non Dealing Desk ECN/STP. Untuk klien dengan order yang kecil perusahaan akan memberlakukan kebijakan dealing desk, sementara untuk broker dengan order lot yang besar, perusahaan akan memproses dengan sistem ECN atau STP.

Memang tidak mudah memilih perusahaan pialang yang sesuai bagi Anda. Untuk itu ada beberapa tips untuk memilih broker forex yang baik sehingga Anda tidak terjebak dengan broker bandar yang manipulatif.
Tips Memilih Broker Yang Baik

  • Pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam memilih perusahaan pialang calon mitra Anda sebaiknya cermati service dan layanannya dengan cara mempelajari websitenya. Beralihlah ke perusahaan pialang yang lain, jika perusahaan yang Anda bidik tidak dapat memberikan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  •  Periksa legalitas dan regulasi. Sangat direkomendasikan untuk memilih perusahaan pialang yang teregulasi karena dana Anda akan lebih aman. Perusahaan profesional biasanya memiliki sertifikat regulasi dari badan pengawas keuangan internasional seperti  NFA, FCA, ASIC, atau CySEC. Periksa baik-baik kejelasan identitas seperti alamat kantor, website, email, dan sebagainya untuk menghindari menjadi korban tindakan penipuan.
  • Perhatikan Support sytem. Perusahaan broker yang baik akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk melayani kliennya dalam aktifitas trading dengan customer service yang siap membantu selama 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. Jika hal itu terpenuhi maka bisa dipastikan bahwa perusahaan pialang tersebut profesional.
  • Pilih broker yang terkenal dan terpercaya. Untuk mendapatkan Broker Forex Non Dealing Desk yang terkemuka, Anda bisa browsing di internet dan membaca aneka review perusahaan pialang untuk membandingkan beragam fasilitas yang ditawarkan. Perhatikan perusahaan broker mana yang paling banyak diulas karena hal itu menunjukkan bahwa perusahaan yang bersangkutan cukup terkenal dan terpercaya. Beberapa testimoni dari klien mungkin juga bisa membantu Anda membuat keputusan.
  • Pertimbangkan Biaya. Selain menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan bertrading klien-kliennya, Anda juga harus memperhatikan biaya yang dikenakan oleh perusahaan. Jika spread yang ditawarkan terlalu lebar, berarti biaya broker tersebut bisa dikatakan mahal. Sebagai pengetahuan, perusahaan broker luar negeri pada umumnya telah membebankan biaya trading pada spread dari pair sehingga tidak menarik komisi lagi, sementara perusahaan broker lokal kadang masih menarik biaya komisi.
  • Ketahui performa dan aplikasi yang ditawarkan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menggunakan fasilitas trading forex online pada suatu perusahaan broker, yaitu kecepatan dan kelancaran data, kelengkapan model grafik dan indikator, dan software yang dapat diinstal pada gadget atau perangkat smartphone Anda yang lain.

Berdasarkan uraian di atas sangat penting bagi Anda, terutama para trader pemula untuk memilih perusahaan pialang yang sesuai untuk membantu mengantarkan Anda mencapai kesuksesan. Broker Non Dealing Desk tentu akan sangat direkomendasikan bagi Anda karena tidak mempunyai conflict of interest dengan para kliennya jika dibandingkan dengan Broker Forex Dealing Desk yang justru akan mendapatkan keuntungan dari kekalahan Anda dalam transaksi. (AF)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *